kubangan perasaan

Ask me anythingSubmitNext pageArchive

"Dulu, membuat keputusan menjadi jomblo merupakan hal yang sangat diperhitungkan ketika sedang masa genting retaknya hubungan. Ternyata banyak hal yang bisa kita lakukan. Memang ketidaktahuan akan situasi cenderung menghadirkan ketakutan yang melampaui dari kenyataan yang sebenenarnya akan terjadi. Mungkin kita takut akan ketidaktahuan. Bukankah menjalin hubungan dengan seseorang juga bermula dari lahirnya keyakinan dan mengalahkan ketidaktahuan?"

- Pikiran yang berpikir

"kesedihan lebih nyata dibanding cinta. Itulah salah satu alasan mengapa kita menutup pintu hati dengan sangat rapat."

- Ready to love?

dalam satu episode rindu gagal jadi kata

iphankdewe:

aku hendak pulang
ke rumah tempat matahari pulang
aku mau pulang
ke tempat kekhawatiran membuat sarang

di jalan-jalan kusimak berita
cerita-cerita jadi berita
derita-derita dalam berita
lalu di dinding-dinding kutemukan rindu gagal jadi kata

aku kini jadi…

View Post

"Mengenyampingkan logika. Berperilaku berdasarkan perasaan. Menanam rasa penasaran yang berbuah kecurigaan. Ketakutan menjadi diri yang rapuh, ketakutan membutuhkan seseorang di dalam hidup untuk bersandar sementara kaki masih cukup kuat untuk menopang. Keterikatan yang mengikat. Keharusan yang terpaksaan. Kebohongan untuk memulihkan keegoisan. Berbohong untuk melindungi ketenangan hati. Sifat egois akan kebebasan. Ketakutan mengubah diri sendiri menjadi lebih baik untuk orang lain dan di saat itu mereka tidak berada di sana. Mengulang cerita. Bercerita. Berbagi rasa. Pengertian yang seluas samudera. Bertindak benar untuk menyenangkan pasangan sementara diri sendiri menjadi urusan yang terbelakang. Ke-AKU-an yang membesar. Tuntutan yang memberatkan. Harapan yang tidak pernah terwujud. Berada dalam situasi yang salah. Pencarian tanpa henti. Apakah semua itu cinta?"

- Love is losing yourself for something you can’t even predict to have it.

"sometimes, curiosity create a misery."

"begitu banyak kenangan yang tidak terhapuskan oleh waktu. sementara kita berjalan dengan membawanya sebagai beban.. banyak yang terlepas lalu terlupakan, begitu pun dengan yang melekat dan tidak terlepaskan…"

- gain some, lose some. 

"Rindu kembali menjerat, hari ini aku menginginkan sebuah pelukan yang tidak pernah aku dapatkan. Malam kembali menyulam rindu. semua yang berawal dari mimpi akan hanya menjadi mimpi."

- …..

Center of knowing

Ada baiknya kita menyalahkan diri sendiri daripada menyalahkan orang lain karna ketidakberhasilan sebuah hubungan. Sebab masalah terbesar datang dari dalam diri sendiri, sementara lingkungan merupakan faktor pelengkap dari sebuah kejadian. Refleksi dari sebuah pikiran yang tanpa sengaja kita ciptakan untuk menjadi nyata. Bukankah pikiran itu bersifat nyata?

Maka,
Bertanyalah tentang kesalahan kepada diri sendiri…

Bersikap adillah untuk menerima kesalahan diri sendiri…

Karna, berani mengubah keadaan dimulai dari mengubah diri sendiri…

"Seberapa pun besar keingingan kita untuk merasakan lagi, tetap saja kemarin tidak akan pernah terulang kembali."

- Senyum dalam foto

"Karna jauh lebih mudah menyimpan perasaan yang kita punya kepada seseorang ketimbang mengutarakannya tetapi tidak bisa menemukan kata-kata yang tepat untuk diucapkan."

- Alasan di balik alasan.

"Bagaimana cara kita memandang diri sendiri tidaklah sama dengan orang lain. Terlalu sering kita meremehkan apa yang kita punya, Karna terlalu sibuk mencari cara bagaimana menyempurnakan kekurangan diri."

- Bercermin pada mata orang lain.

"Sebelum terlalu jauh mencari cinta sejati, ada baiknya bertanya kepada diri sendiri terlebih dahulu, ” bentuk cinta yang seperti apakah yang saya butuhkan?"

- Personalisasi target cinta.

"Ada masanya kita akan pergi ke sebuah tempat yang kita tidak kehendaki untuk berada. Bukan karna kita melupakan dan meninggalkan apa yang telah dicapai melainkan untuk membantu diri sendiri untuk mengingat tidak ada yang abadi."

- Terkadang, perubahan itu penting

"Mengenang bukan berarti hanya mengingat semua kejadian yang pernah terjadi, terkadang mengenang berarti kembali merasakan apa yang kita harapkan terjadi di masa itu."

- Tirai memori

"Suatu hari nanti kita semua akan menemukan sebuah pelukan yang dengan bangganya disebut dengan rumah. Tempat kembali dan berlindung ketika hari terasa begitu berat…"

- Rumahku, pelukanku.