"Mengenyampingkan logika. Berperilaku berdasarkan perasaan. Menanam rasa penasaran yang berbuah kecurigaan. Ketakutan menjadi diri yang rapuh, ketakutan membutuhkan seseorang di dalam hidup untuk bersandar sementara kaki masih cukup kuat untuk menopang. Keterikatan yang mengikat. Keharusan yang terpaksaan. Kebohongan untuk memulihkan keegoisan. Berbohong untuk melindungi ketenangan hati. Sifat egois akan kebebasan. Ketakutan mengubah diri sendiri menjadi lebih baik untuk orang lain dan di saat itu mereka tidak berada di sana. Mengulang cerita. Bercerita. Berbagi rasa. Pengertian yang seluas samudera. Bertindak benar untuk menyenangkan pasangan sementara diri sendiri menjadi urusan yang terbelakang. Ke-AKU-an yang membesar. Tuntutan yang memberatkan. Harapan yang tidak pernah terwujud. Berada dalam situasi yang salah. Pencarian tanpa henti. Apakah semua itu cinta?"
- Love is losing yourself for something you can’t even predict to have it.
Center of knowing
Ada baiknya kita menyalahkan diri sendiri daripada menyalahkan orang lain karna ketidakberhasilan sebuah hubungan. Sebab masalah terbesar datang dari dalam diri sendiri, sementara lingkungan merupakan faktor pelengkap dari sebuah kejadian. Refleksi dari sebuah pikiran yang tanpa sengaja kita ciptakan untuk menjadi nyata. Bukankah pikiran itu bersifat nyata?
Maka,
Bertanyalah tentang kesalahan kepada diri sendiri…
Bersikap adillah untuk menerima kesalahan diri sendiri…
Karna, berani mengubah keadaan dimulai dari mengubah diri sendiri…
"Karna jauh lebih mudah menyimpan perasaan yang kita punya kepada seseorang ketimbang mengutarakannya tetapi tidak bisa menemukan kata-kata yang tepat untuk diucapkan."
- Alasan di balik alasan.
"Bagaimana cara kita memandang diri sendiri tidaklah sama dengan orang lain. Terlalu sering kita meremehkan apa yang kita punya, Karna terlalu sibuk mencari cara bagaimana menyempurnakan kekurangan diri."
- Bercermin pada mata orang lain.
"Sebelum terlalu jauh mencari cinta sejati, ada baiknya bertanya kepada diri sendiri terlebih dahulu, ” bentuk cinta yang seperti apakah yang saya butuhkan?"
- Personalisasi target cinta.
"Ada masanya kita akan pergi ke sebuah tempat yang kita tidak kehendaki untuk berada. Bukan karna kita melupakan dan meninggalkan apa yang telah dicapai melainkan untuk membantu diri sendiri untuk mengingat tidak ada yang abadi."
- Terkadang, perubahan itu penting